05 Rabi' al-awwal 1439 / Friday, 24 November 2017 / جمعه, ۰۳ آذر ۱۳۹۶

Alternative flash content

Requirements

Biarkan Ibadahmu Hanya Menjadi Urusanmu dengan Allah SWT

Illustrasi Hanya aku dan Allah SWT | Image by Google.com Illustrasi Hanya aku dan Allah SWT | Image by Google.com

Lebaran.com - Hidup di zaman teknologi dengan berbagai gadget canggih bertebaran membuat kita mudah dalam berbagi. Pekerjaan kantor, tugas kuliah, atau tugas sekolah lebih mudah diselesaikan.

Keperluan sehari-hari dilakukan dengan mudah, bahkan sosialisasi dan kebutuhan diri untuk mencapai kepuasan pribadi pun dapat dilakukan dengan adanya teknologi dan gadget yang mendukung.

Kebiasaan pun makin lama makin berubah. Banyak orang yang membagikan kegiatannya di jejaring sosial atau pun di instan messenger. Berada di tempat  tertentu, makan sesuatu, bahkan merasakan sesuatu selalu ditulis atau dibagikan kepada orang lain lewat teknologi. Hal tersebut menjadi kebiasaan yang dianggap lumrah.

Namun tahukah Sobat Lebaran ada beberapa kegiatan yang tidak perlu kita  bagikan kepada orang lain hanya karena agar diketahui? Yaitu ibadah. Banyak dari beberapa pengguna teknologi membagikan kegiatan mereka saat  beribadah dengan tujuan dilihat baik, rajin, atau sholeh. Misalnya menulis  status di jejaring sosial “Nanti malam mau shalat tahajud”. Disadari atau tidak hal tersebut akan membawa kita pada sifat Riya.

Riya adalah berbuat kebaikan/ibadah dengan maksud pamer kepada manusia agar orang mengira dan memujinya sebagai orang yang baik atau gemar beribadah seperti shalat, puasa, sedekah, dan sebagainya. Ciri-ciri riya: “Orang yang riya berciri tiga, yakni apabila di hadapan orang dia giat tapi bila sendirian dia malas, dan selalu ingin mendapat pujian dalam segala urusan.

Hal ini tersurat dalam QS Al-Baqarah ayat 264 :
“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut- nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia”

Al-Maa’uun ayat 4-6 :
“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang- orang yang lalai dari shalatnya, yang berbuat karena riya”

Riya ada 2 jenis:

1.      Riya dengan hukum syirik akbar. Yaitu jika seseorang melakukan seluruh amalnya agar dilihat manusia, dan tidak sedikit pun mengharap wajah Allah. Dia bermaksud bisa bebas hidup bersama kaum muslimin, menjaga darah dan hartanya. Seperti yang tersurat :
“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka . Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali” (QS. An Nisaa’:142).

2.      Riya yang kedua adalah riya’ yang terkadang menimpa orang yang beriman. Sikap riya’ ini terkadang muncul dalam sebagian amal. Seseorang beramal karena Allah dan juga diniatkan untuk selain Allah. Misalnya pada awalnya ibadahnya hanya untuk Allah SWT, namun saat dilihat manusia lain yang memujinya maka niatnya berubah, ingin dipuji lebih. Riya sangat berbahaya karena ibadah yang tercampur dengan sifat riya maka ibadah tersebut batal dan tidak sah.

Adapun jika riya’ atau sum’ah muncul di tengah-tengah ibadah maka ada dua keadaan. Jika amalan ibadah tersebut berhubungan antara awal dan akhirnya, misalnya ibadah sholat, maka riya’ akan membatalkan ibadah tersebut jika tidak berusaha dihilangkan dan tetap ada dalam ibadah tersebut. Jenis yang kedua adalah amalan yang tidak berhubungan antara bagian awal dan akhir, shadaqah misalnya.

Apabila seseorang bershadaqah seratus ribu, lima puluh ribu dari yang dia shadaqahkan tercampuri riya’, maka  shadaqah yang tercampuri riya’ tersebut batal, sedangkan yang lain tidak.

Sungguh bahaya sekali, kan, riya itu? Memang tidak semua ibadah yang kita bagikan di jejaring sosial atau instan messenger akan menjadi riya karena semua itu tergantung pada niat dan keikhlasan hati Sobat Lebaran.

Namun alangkah lebih bijaknya bila ibadah kita hanya kita dan Allah SWT yang tahu, tidak perlu dipamer-pamerkan hanya untuk dianggap lebih baik. Oke Sobat Lebaran?

Sumber Gambar : Google

Tentang Komentar Kawan Semua:

Lebaran Api Media Indonesia (LAMI), Inc & Lebaran.com ("KAMI") sangat senang Kawan ("Anda" "Kawan") memberikan komentar di situs Lebaran.com. Tetapi, kembali Kami harus memberikan peraturan-peraturan utk keamanan dan kenyamanan Anda sehingga bisa menikmati situs Lebaran.com dengan baik dan benar.


Peraturan utk berkomentar sesuai dengan "Syarat & Kondisi" yang ada di halaman Syarat & Kondisi. (Kami sangat mengharapkan Kawan membacanya terlebih dahulu, jika Kawan memutuskan utk tidak membacanya, Kami menganggap secara langsung dan tidak langsung Kawan setuju dengan "Syarat & Kondisi" tersebut.)


Jika Kawan memberikan komentar, peraturan diatas berlaku secara langsung. Terima kasih.


Kami tunggu komentar-komentar dari Kawan semua! Selamat Berkomentar!

Kumpulan Artikel Khazanah

  • 1
  • 2
  • 3
Consumerism in Lebaran?

Consumerism in Lebaran?

Lebaran.com - Eid al-Fitr or Lebaran in Indonesian Language ...

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Lebaran.com - Should I Feel Sad When Ramadan is Over? Severa...

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Lebaran.com -  Tak kenal maka tak sayang, peribahasa singkat...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Assalamualaikum Wr. Wb,

Mari yuk berkunjung ke Pasar di Lebaran.com,
Klik langsung saja >>> WWW.PASAR.LEBARAN.COM <<<

Pasar Lebaran.com adalah Situs pasang iklan GRATIS dari Lebaran.com.
Kawan bisa menjual dan membeli barang di Pasar Lebaran.com dengan mudah.
Yuk coba, langsung. Terima kasih!

Wa'alaikumsalam Wr Wb,

Pasukan Pasar Lebaran.com