05 Rabi' al-awwal 1439 / Friday, 24 November 2017 / جمعه, ۰۳ آذر ۱۳۹۶

Alternative flash content

Requirements

Bermadzhab, Siapa Takut?

Illustrasi Bermadzhab | LeKartu dr Lebaran.com Illustrasi Bermadzhab | LeKartu dr Lebaran.com

Lebaran.com -  Bermadzhab merupakan keniscayaan. Boleh tidak bermadzhab, asal mampu memahamai ayat Al-Qur’an dan hadits. Sementara itu, kaum awam sudah selayaknya ber-taqlid, meski tetap ada keluwesan dalam bermadzhab. Suatu ketika Imam Syafi’i menunaikan shalat Subuh di kompleks makam Imam Abu Hanifah (pendiri madzhab Hanafi). Ketika bangkit dari rukuk (saat i’tidal) di raka’at kedua, beliau tidak membaca doa Qunut.

Padahal, dalam pendangannya, Qunut dalam shalat Subuh adalah sunnah muakkadah (sunnah yang dikuatkan) dan diamalkan hingga kini oleh para penganut madzhab Syafi’i. Ketika ditanya oleh murid-muridnya, beliau mengatakan, hal itu beliau lakukan demi menghormati Imam Hanafi yang tidak menganjurkan doa Qunut dalam shalat Subuh. Demikianlah penghormatan Imam Syafi’i kepada Imam Abu Hanifah, padahal mereka tidak pernah bertemu, sebab Imam Syafi’i lahir pada 150 H, pada tahun ketika Imam Abu Hanifah wafat.



Dalam Koridor Toleransi



Sejak berabad-abad ketika kaum muslimin menganut madzhab yang berbeda-beda, hubungan para tokoh madzhab tetap dalam koridor tasamuh alias toleransi. Dan hal itu pula yang diteladani oleh para pengikut mereka di berbagai belahan dunia Islam, termasuk Indonesia.

Di lain pihak, di level kalangan awam, terkadang terjadi gesekan-gesekan berskala kecil dalam hal khialafiyah alias beda pendapat menyangkut cabang masalah, meskipun hal itu bukanlah gambaran yang dominan atau kecenderungan yang mainstream.

Tapi, dalam beberapa abad terakhir, memang pernah muncul ulama yang menggugat cara beragama dengan bermadzhab. Jadi, persoalan yang muncul kemudian bukan antara mereka yang berbeda madzhab, melainkan antara yang bermadzhab dan yang menolak madzhab. Mereka yang menolak bermadzhab mengatakan bahwa semua madzhab adalah bid’ah yang diada-adakan dan sama sekali bukan bagian dari Islam.

Benarkah demikian? Apakah para ulama besar semisal Imam al-Ghazali, Imam al-Nawawi, Imam al-Rafi’i, Imam Ibnu Hajar al-Asqalani, Imam Ibnu Hajar al-Haitami, Imam al-Suyuthi, dan masih banyak lagi telah melakukan bid’ah karena mereka berpegang pada madzhab Syafi’? Begitu pula, salahkah para ulama besar yang berpegang pada madzhab yang lain?

Dari sudut etimologi (bahasa), madzhab berarti “jalan, aliran, pendapat, ajaran, atau doktrin”. Sedangkan menurut terminologi (istilah), berarti “metode untuk memahami ajaran-ajaran Islam”. Pada dasarnya, bermadzhab berarti mengikuti ajaran atau pendapat imam mujtahid yang diyakini memiliki kemampuan dalam berijtihad.


Harus Diam Saja?

Setiap muslim, baik yang bermadzhab maupun yang tidak, tentu meyakini bahwa dasar berpegang teguh pada Islam adalah berpegang teguh pada al-Qur’an dan sunnah. Tapi, yang jadi masalah, tidak setiap orang memiliki kemampuan memahami al-Qur’an dan hadits. Jangankan orang yang tidak mengerti bahasa Arab, orang yang mengerti bahasa Arab saja belum tentu dapat memahami makna dan maksud ayat al-Qur’an dan hadits.

Mengapa? Karena banyak ayat al-Qur’an dan hadits yang membutuhkan penguasaan berbagai macam ilmu untuk bisa memahaminya. Lalu bagaimana dengan orang yang tidak memiliki persyaratan itu, haruskah ia diam saja tanpa perlu melaksanakan ayat al-Qur’an dan hadits, atau bertanya dan mengikuti para ulama yang mampu memahaminya? Tentu saja pilihan kedualah yang harus diambil, dan memang itulah yang diperintahkan dalam agama.

Banyak dalil yang menunjukkan wajibnya ber-taqlid (mengikuti atau mengekor) bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan berijtihad. Dalil-dalil tersebut antara lain surat al-Anbiya’ ayat 7, “Maka bertanyalah kepada ahli ilmu jika kalian tidak mengetahui.” Para ulama sepakat, ayat ini memerintahkan kepada orang-orang awam agar mengikuti orang-orang yang berilmu. Dan para ulama ushul fiqih menjadikan ayat ini sebagai dasar utama bahwa orang awam harus ber-taqlid kepada orang yang berilmu.

 Jadi, tidak usah ragu mengikuti salah satu madzhab yang diakui secara luas oleh kaum muslimin. Bermadzhab, siapa takut?


Referensi : majalah Al-Kisah No. 12/2-15 Juni 2008

Kumpulan Artikel Khazanah

  • 1
  • 2
  • 3
Consumerism in Lebaran?

Consumerism in Lebaran?

Lebaran.com - Eid al-Fitr or Lebaran in Indonesian Language ...

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Lebaran.com - Should I Feel Sad When Ramadan is Over? Severa...

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Lebaran.com -  Tak kenal maka tak sayang, peribahasa singkat...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Assalamualaikum Wr. Wb,

Mari yuk berkunjung ke Pasar di Lebaran.com,
Klik langsung saja >>> WWW.PASAR.LEBARAN.COM <<<

Pasar Lebaran.com adalah Situs pasang iklan GRATIS dari Lebaran.com.
Kawan bisa menjual dan membeli barang di Pasar Lebaran.com dengan mudah.
Yuk coba, langsung. Terima kasih!

Wa'alaikumsalam Wr Wb,

Pasukan Pasar Lebaran.com