28 Safar 1439 / Sabtu, 18 November 2017 / شنبه, ۲۷ آبان ۱۳۹۶

Alternative flash content

Requirements

Inflasi Menyambut Ramadan

RAMADAN sisa berbilang hari. Menurut para ulama, sebagai seorang muslim ada beberapa hal wajib dipersiapkan agar Ramadan tidak sia-sia.

Di antaranya, mempersiapkan nurani atau membersihkan hati dan jiwa, mempersiapkan ilmu tentang Ramadan agar menjalankannya sesuai tuntunan Islam. Mempersiapkan fisik atau kesehatan karena ibadah puasa Ramadan hanya mampu dilaksanakan apabila mampu secara fisik. Terakhir, persiapan harta untuk mempersiapkan amal ibadah seperti zakat, mengeluarkan infak/sedekah, memberikan buka puasa bagi orang lain.

Mempersiapkan harta kadang kala menjadi hal yang utama. Dia mengalahkan persiapan lainnya karena kebutuhan dan pengeluaran ekonomi selama Ramadan meningkat drastis. Apalagi ditambah kondisi ekonomi pada Ramadan yang menunjukkan tingkat inflasi tinggi terhadap harga-harga kebutuhan pokok akibat tingginya tingkat permintaan terhadap kebutuhan pokok tersebut.

Berdasarkan data Bank Indonesia, laju inflasi tahunan Sulsel pada triwulan I-2012sebesar 4,06 persen (yoy). Lebih tinggi dari triwulan IV-2011 sebesar 2,88 persen (yoy) dengan pertumbuhan ekonomi Sulsel sebesar 6,30 persen (yoy). Namun, inflasi akan meningkat terus sejalan dengan makin dekatnya bulan Ramadan seperti sandang (pakaian), bahan makanan dan makanan jadi .

Pentingnya Pengendalian

Pengendalian inflasi secara dini sangat penting untuk menjaga agar nilai rill pendapatan orang yang tidak mampu membeli kebutuhan pokok selama Ramadan dapat tetap terjaga. Di sisi lain, inflasi yang tinggi mengganggu proses investasi yang sedang berjalan. Akibatnya, peluang pembukaan lapangan kerja baru, menjadi terkendala.

Upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang positif pun akan bermasalah karena keberlanjutan pasokan dan keterjangkauan barang dan jasa tidak dapat berjalan maksimal sebagai dampak dari ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan investasi. Begitu halnya produksi akibat biaya tinggi dari dampak inflasi.

Dengan usaha dan keseriusan pemerintah dan pihak terkait seperti Bank Indonesia (BI) maka inflasi dapat dikendalikan. Untuk mencegah terjadinya laju inflasi yang tinggi dan menggila maka faktor dominan dari inflasi harus dikontrol. Bbeberapa faktor dominan yang menjadi penyebab inflasi, yakni faktor moneter (core inflation), dengan kewenangan BI sebagai otoritas moneter maka BI bertanggung jawab untuk menjaga nilai rupiah dari aspek moneter.

Secara teori, langkah yang dapat ditempuh dengan mengurangi jumlah uang beredar dengan cara menaikkan suku bunga bank. Dengan demikian, permintaan kredit dapat ditekan sementara. Secara teknis dapat melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait pemberian rekomendasi dalam proses kebijakan ekonomi daerah yang selaras dengan pengendalian inflasi.

Faktor dominan kedua yang sering menjadi penyebab inflasi seperti kenaikan harga atas administered prices seperti BBM, listrik, telepon, air, listrik, SPP sekolah, biaya berobat dan sebagainya, yang harganya dikendalikan atau ditentukan secara monopoli oleh pemerintah dan BUMN terkait.

Faktor berikutnya, terjadi negative supply-shocks akibat dari terjadinya bencana alam dan kendala distribusi, baik di dalam negeri (kekeringan, gagal panen dan wabah ternak) maupun luar negeri (seperti naiknya harga crude oil, perubahan exchange rate, dan suku bunga internasional). Pemerintah melalui Departemen Perdagangan dan Perindustrian dan Departemen Pertanian serta pihak terkait harus bekerja keras untuk menjaga distribusi dan pasokan kebutuhan pokok dan menjaga agar tidak terjadi krisis pangan.

Sementara upaya lain adalah pemerintah mendukung upaya energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan atas impor minyak yang berlebihan karena setiap satu dolar AS kenaikan harga minyak bumi, akan berdampak 0,05 persen pada tingkat inflasi. Dan tiap satu persen rupiah melemah terhadap dolar Amerika akan membawa dampak 0,23 persen pada tingkat inflasi.

Di sisi lain, laju inflasi di tingkat daerah secara khusus sering dipengaruhi oleh kondisi sektor riil oleh tingginya ekspektasi masyarakat seperti sisi produksi, distribusi, tata niaga, dan pengelolaan. Karena itu, pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab lebih besar melalui kebijakannya karena kondisi perekonomian daerah diawasi langsung oleh pemerintah daerah. Sebagai contoh, untuk pasokan bahan makanan terkait Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan tanpa kerja sama semua pihak terkait seperti BI dan pemerintah. Kebijakan moneter harus didukung kebijakan fiskal dan kebijakan sektor rill sehingga koordinasi antara lembaga terkait sangat penting dan mengurangi ego sektoral oleh para pembuat kebijakan pengendalian inflasi.

Selama Ramadan, hal lain yang tidak kalah penting yang dapat dilakukan agar berkah Ramadan tidak terganggu adalah upaya pasar murah Ramadan, operasi pasar, sosialisasi inflasi dan transparansi informasi harga pangan strategis yang dipadukan dengan edukasi masyarakat agar asymmetric information yang dapat meresahkan masyarakat akan asumsi harga dapat dihindari. Upaya ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai mass media, baik elektronik maupun cetak agar masyarakat-pedagang mengetahui dan menyadari bahwa inflasi itu merugikan.

Dengan mencari untung sesaat dari menimbun dan menaikkan harga pada akhirnya merugikan kondisi ekonomi sehingga yang rugi adalah pedagang itu sendiri, serta tidak sesuai konsep maslahah (social benefit) dalam Islam dan inflasi yang terkendali berdampak terhadap pemerataan konsumsi yang berkeadilan. (*)

sumber : www.fajar.co.id

sumber image : google


Kumpulan Artikel Khazanah

  • 1
  • 2
  • 3
Consumerism in Lebaran?

Consumerism in Lebaran?

Lebaran.com - Eid al-Fitr or Lebaran in Indonesian Language ...

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Lebaran.com - Should I Feel Sad When Ramadan is Over? Severa...

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Lebaran.com -  Tak kenal maka tak sayang, peribahasa singkat...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Assalamualaikum Wr. Wb,

Mari yuk berkunjung ke Pasar di Lebaran.com,
Klik langsung saja >>> WWW.PASAR.LEBARAN.COM <<<

Pasar Lebaran.com adalah Situs pasang iklan GRATIS dari Lebaran.com.
Kawan bisa menjual dan membeli barang di Pasar Lebaran.com dengan mudah.
Yuk coba, langsung. Terima kasih!

Wa'alaikumsalam Wr Wb,

Pasukan Pasar Lebaran.com