26 Dhu al-Qi'dah 1438 / Sabtu, 19 Agustus 2017 / شنبه, ۲۸ مرداد ۱۳۹۶

Alternative flash content

Requirements

Berpikir Jernih Tanggapi Film Innocence of Muslims

Film Innocence of Muslims merupakan film provokatif untuk memecah-belah keberagaman dunia, dengan menjelekkan salah satu agama samawi di dunia yaitu Islam. Efeknya tidak lagi kecil melainkan besar, karena hampir seluruh negara yang terdapat penduduknya yang beragama Muslim melakukan protes yang terbilang serius.

Seperti yang dilansir media-media Indonesia, di Pakistan saja pemerintahnya mengumumkan hari libur nasional pada Jumat (21/09) lalu untuk menghormati Nabi Muhammad SAW. Mereka pun menyerukan aksi protes damai untuk mengecam film Innocence of Muslims.

Menteri Informasi Pakistan Qamar Zaman Kaira mengatakan, negaranya sepakat untuk menjadikan hari esok menjadi "Hari ekspresi kecintaan terhadap Nabi Muhammad." Hal itu sengaja dilakukan menyusul munculnya kontroversi film yang menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang muncul di Amerika Serikat (AS). "Kami akan mengirimkan pesan ke seluruh dunia bahwa, warga Muslim Pakistan mengecam hal ini dan kami tidak akan mentolerir penghinaan terhadap Nabi Muhammad," ujar Menteri Pakistan tersebut.

Di hari yang sama, di Indonesia di seluruh kota-kota besar yang ada perwakilan AS—termasuk Kedubes AS di Jakarta—didatangi  ratusan pemrotes yang mengecam film tersebut. Sehingga hampir semua perwakilan di tiap daerah, seperti Bali dinyatakan tutup untuk sementara.

Tapi apakah harus melakukan demonstrasi untuk menyikapi film yang dinyatakan memiliki unsur SARA terhadap islam tersebut? Ada pula di sebagian daerah di Indonesia, aksi protesnya dilakukan di dalam masjid. Dengan berdzikir bersama-sama untuk Nabi Besar Muhammad SAW yang merupakan Rasul Allah SWT.

Menurut saya, tindakan pemrotes yang melakukan dzikir sangat jernih. Karena tidak perlu melakukan tindakan yang lebih buruk, seperti yang terjadi di Libya, yang mengakibatkan Duta Besar Amerika Serikat di Libya, Christopher Stevens, dan tiga warga sipilnya tewas karena kebakaran pada hari Selasa (11/09) lalu.

Jerman yang diwakili oleh Menteri Luar Negerinya, Guido Westerwelle, mengatakan Jerman mengutuk film kontroversial Innocence of Muslims yang melecehkan Islam. Namun Westerwelle mengimbau agar setiap aksi protes menentang film tersebut dilakukan dengan damai.

Hampir sama pula yang diimbau oleh Wahid Institute yang ikut mengecam beredarnya film "Innocence of Muslims" yang diproduksi di Amerika Serikat (AS) tapi protesnya dengan kepala dingin dan pikiran jernih sehingga tidak berujung anarkis. "The Wahid Insitute akan menggalang dukungan secara online dan offline untuk melobi situs-situs besar seperti Youtube dan Google untuk menerapkan kebijakan self censorship terhadap karya-karya yang bernuansa kebencian yang berpotensi menciptakan ketegangan antar umat beragama," Direktur Wahid Institute, Yenny Zanuba Wahid (18/09).

Nah, Jadi intinya kita boleh turut mengecam dan tidak suka dengan film tersebut, namun tetap jangan bertindak melanggar hukum sampai menjadi anarkis atau bahkan brutal. Lebih baik introspeksi diri, dan mari sikapi dengan bijak.

“Oleh Makidui Diedit Admin Pasukan Lebaran”

sumber image : google

Kumpulan Artikel Khazanah

  • 1
  • 2
  • 3
Consumerism in Lebaran?

Consumerism in Lebaran?

Lebaran.com - Eid al-Fitr or Lebaran in Indonesian Language ...

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Lebaran.com - Should I Feel Sad When Ramadan is Over? Severa...

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Lebaran.com -  Tak kenal maka tak sayang, peribahasa singkat...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Assalamualaikum Wr. Wb,

Mari yuk berkunjung ke Pasar di Lebaran.com,
Klik langsung saja >>> WWW.PASAR.LEBARAN.COM <<<

Pasar Lebaran.com adalah Situs pasang iklan GRATIS dari Lebaran.com.
Kawan bisa menjual dan membeli barang di Pasar Lebaran.com dengan mudah.
Yuk coba, langsung. Terima kasih!

Wa'alaikumsalam Wr Wb,

Pasukan Pasar Lebaran.com