29 Dhu al-Qi'dah 1438 / Selasa, 22 Agustus 2017 / سه شنبه, ۳۱ مرداد ۱۳۹۶

Alternative flash content

Requirements

Hidup Sederhana Seperti Rasulullah

“Oleh Cita Diedit Admin Pasukan Lebaran”

Pernahkah iri melihat teman yang memiliki gadget terbaru? Membeli tas yang mahal? Atau sekadar baju yang sedang tren? Rasa iri memang wajar karena sebagai manusia kita memiliki nafsu yang tidak pernah puas. Namun sebagai manusia kita juga diberikan akal untuk mengendalikan nafsu tersebut.

Bila menuruti keinginan nafsu, ingin rasanya kita membeli apapun yang kita mau. Makan yang mewah setiap hari, baju yang up-date setiap minggu, gadget canggih setiap bulan, mungkin sepatu yang mahal setiap saat. Namun pemborosan seperti itu sangat tidak disukai Islam dan merupakan sifat syaitan. Seperti firman Allah SWT :

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al-Israa' Ayat : 27)

Teladan Rasulullah

Dikisahkan dalam hadist Imam Bukhari dan Imam Muslim pada suatu saat Rasulullah berkata kepada Aisyah ra kepada keponakannya ‘Urwah.

Telah berlalu atas kami bulan baru, bulan baru, bulan baru (3 bulan) sementara tidak pernah menyala api di dapur rumah Nabi dan keluarganya, maka ditanyakan oleh ‘Urwah: Wahai bibinda maka dengan apa kalian makan? Dijawab : Dengan air dan kurma.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam hadist lain juga disebutkan Umar ra:

Saya masuk ke dalam rumah Nabi saw, sedang ia bertelekan pada sebuah tikar kasar sehingga berbekas pada tubuhnya, maka aku melihat pada perabotannya hanya kulihat segenggam tepung sebanyak 1 sha’.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari hadist tersebut jelas bahwa Rasulullah yang kita junjung menganut hidup sederhana, padahal beliau mampu melakukan hal lebih dari itu.  Lalu apakah kita diajarkan untuk hidup miskin dan tidak bekerja keras?
Tentu saja tidak, Islam mengajarkan kita untuk hidup sederhana, bukan miskin, bukan kikir, bukan pula berfoya-foya menghambur-hamburkan rezeki. Hal ini tersirat dalam firman Allah SWT :

 “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS.Al- Furqon:67)

Belajar hidup sederhana

Belajar hidup sederhana memang tidak mudah, apalagi bila kita dapat dengan mudah membeli semuanya, entah difasilitasi orang tua atau membeli sendiri. Namun dengan latihan dan selalu memahami pentingnya hidup sederhana, bukan tidak mungkin bila hidup sederhana dapat kita terapkan untuk diri sendiri bahkan kelak keturunan kita. Bagaimana memulai langkah hidup sederhana?

1.    Melihat ke bawah

Untuk urusan ibadah, kita wajib melihat ke atas agar terpacu untuk beribadah lebih baik. Namun untuk urusan harta, hendaklah kita lebih banyak melihat ke bawah agar dapat mensyukuri dengan apa yang telah kita peroleh.
Bila kita hanya dapat makan dengan sayur dan tempe, jangan bersedih karena masih banyak yang tidak dapat
makan setiap hari. Asal memenuhi syarat gizi dan diperoleh dengan baik, maka hal tersebut sudah cukup.

2.    Bersyukur

Apapun keadaan yang kita terima, hendaklah selalu berusaha bersyukur. Memang bukan hal yang mudah, apalagi bila kita merasa kekurangan. Namun bersyukurlah agar merasa cukup, bukan merasa cukup dulu baru bersyukur. Karena pada hakikatnya manusia tidak akan pernah merasa cukup. Ada kebahagiaan dari setiap rasa syukur.

3.    Bedakan kebutuhan dan keinginan

Seringkali kita membeli barang hanya karena ingin atau ikut-ikutan. Teman membeli handphone terbaru, kita langsung ikut membeli padahal tidak membutuhkannya.

Coba belajar melihat dengan seksama sebelum membeli, apakah barang yang kita gunakan sekarang sudah tidak layak pakai sehingga harus membeli yang baru? Bila memang dirasakan betul-betul butuh, silakan membeli
yang baru, namun bila masih layak, lebih baik gunakan saja yang ada.

4.    Ingat akhirat


Setiap rezeki yang kita peroleh, suatu saat di akhirat nanti akan dimintai pertanggungjawabannya telah dibelanjakan ke mana. Dengan mengingat hal tersebut, maka kita akan lebih hati-hati dalam membelanjakan uang saku atau gaji kita. Tidak malu sama Allah SWT bila kita boros?

5.    Sedekah


Banyak atau sedikit rezeki yang kita peroleh, jangan lupa untuk sedekah. Selain untuk membersihkan harta, sedekah juga akan membantu kita untuk lebih peka terhadap sesama sehingga mengurangi sifat boros.

Kumpulan Artikel Khazanah

  • 1
  • 2
  • 3
Consumerism in Lebaran?

Consumerism in Lebaran?

Lebaran.com - Eid al-Fitr or Lebaran in Indonesian Language ...

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Lebaran.com - Should I Feel Sad When Ramadan is Over? Severa...

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Lebaran.com -  Tak kenal maka tak sayang, peribahasa singkat...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Assalamualaikum Wr. Wb,

Mari yuk berkunjung ke Pasar di Lebaran.com,
Klik langsung saja >>> WWW.PASAR.LEBARAN.COM <<<

Pasar Lebaran.com adalah Situs pasang iklan GRATIS dari Lebaran.com.
Kawan bisa menjual dan membeli barang di Pasar Lebaran.com dengan mudah.
Yuk coba, langsung. Terima kasih!

Wa'alaikumsalam Wr Wb,

Pasukan Pasar Lebaran.com