01 Dhu al-Hijjah 1438 / Kamis, 24 Agustus 2017 / پنجشنبه, ۰۲ شهریور ۱۳۹۶

Error
  • JUser: :_load: Unable to load user with ID: 60

Alternative flash content

Requirements

Tradisi Sungkeman Sesuai Syariatkah?

Oleh Nena Nikita Diedit Admin Pasukan Lebaran
Source : us.images.detik.com

Sobat tentu sudah tidak asing dengan budaya sungkem yang merupakan salah satu budaya Jawa. Tradisi sungkeman merupakan tradisi khas masyarakat Jawa yang mana biasanya dilakukan pada acara – acara tertentu misalnya acara pernikahan. Adat dan istiadat yang sudah ditanamkan sejak kecil pada kita memang berlanjut sampai kita dewasa. Tetapi sobat harus mengetahui jika tradisi. Pada dasarnya islam sangat menghormati tradisi yang ada di dalam masyarakat dengan catatan sesuai dengan ajaran agama islam. Tetapi Islam melarang untuk membungkuk atau berdiri untuk menghormati seseorang. Seperti sungkeman atau berdiri untuk memberi hormat pada seseorang. Dan ancaman untuk hal juga tidak main – main. Karena neraka lah yang menajdi ancaman. Seperti yang Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan, “Barangsiapa yang suka seseorang berdiri untuknya, maka persiapkanlah tempat duduknya di neraka”. (HR. Abu Dawud: 5229, At-Tirmidzi: 2753, Ahmad 4/93, Al-Bukhari dalam Al-Adabul-Mufrad :977dan Abu Nu’aim dalam Akhbar Ashbahaan 1/219; dishahihkan oleh syaikh Al-Albani dalam Silsilah Shohihah I/627). Hadist yang datang dari Rasul ini menjelaskan bahwa kita tidak boleh memberi penghormatan kepada seseorang dengan berdiri atau pun sungkem untuk memuliakan dan mengagungkannya.

Rasul pun juga sangat membenci tradisi menghormati seseorang dengan cara berdiri atau sungkem sebagaimana disebutkan dalam hadist Anas bin Malik Radhiallahu ‘anhu , di mana ia berkata: “Tidak ada seorang pun yang lebih mereka (para shahabat) cintai saat melihatnya selain Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Namun jika melihat beliau, mereka tidak pernah berdiri karena mereka mengetahui kebencian beliau atas hal itu”. (HR. Al-Bukhari Al-Adabul-Mufrad: 946, At-Tirmidzi: 2754 dan Asy-Syamaail:335, Ibnu Abi Syaibah 8/586, Ahmad 3/132 & 134 & 151 & 250, Abu Ya’laa no. 3784, Ath-Thahawiy dalam Syarh Musykilil-Atsar no. 1126, dan yang lainnya; shahih). Sudah sangat jelas dikatakan dalam hadist bahwa para sahabat tidak pernah berdiri ketika Rasululloh datang, hal ini karena Rasululloh sangat membenci hal tersebut. Karena itu sudah seharunya sobat tidak ikut melakukan hal ini. Karena sudah jelas jika haram hukumnya.

Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizohulloh juga mengatakan bahwa “Pengulangan berdiri untuk mengormati seorang alim ( guru atau ustadz)  atau orang yang masuk akan menimbulkan pada diri keduanya rasa cinta terhadap penghormatan dengan berdiri, di mana tidak terdapat perasaan gelisah pada dirinya, dan mereka yang berdiri merupakan pembantu bagi syaitan dalam memberikan rasa cinta penghormatan berdiri bagi yang datang, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian menjadi penolong setan atas saudara kalian” [HR. Bukhari:6781] (Minhaj firqotun najiah wa thoifatul manshuroh hal 128, darul haromain). Dari sini sobat bisa mengetahui jika memberi penghormatan dengan berdiri atau sungkem dilarang karena sarana hal ini akan membuat seseorang menjadi gila hormat yang mana akan membuat seseorang menjadi sombong. Selain itu dengan diharamkannya hal – hal kecil seperti ini maka sobat bisa mengetahui betapa agama Islam yang sempurna ini mengatur banyak hal dari hal terkecil pun. Selain itu larangan ini juga menjaga agar kita terhindar dari kesyirikan karena pengagungan yang berlebihan. Karena kesyirikan adalah larangan terbesar dalam islam.

Kumpulan Artikel Khazanah

  • 1
  • 2
  • 3
Consumerism in Lebaran?

Consumerism in Lebaran?

Lebaran.com - Eid al-Fitr or Lebaran in Indonesian Language ...

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Lebaran.com - Should I Feel Sad When Ramadan is Over? Severa...

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Lebaran.com -  Tak kenal maka tak sayang, peribahasa singkat...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Assalamualaikum Wr. Wb,

Mari yuk berkunjung ke Pasar di Lebaran.com,
Klik langsung saja >>> WWW.PASAR.LEBARAN.COM <<<

Pasar Lebaran.com adalah Situs pasang iklan GRATIS dari Lebaran.com.
Kawan bisa menjual dan membeli barang di Pasar Lebaran.com dengan mudah.
Yuk coba, langsung. Terima kasih!

Wa'alaikumsalam Wr Wb,

Pasukan Pasar Lebaran.com