26 Dhu al-Qi'dah 1438 / Sabtu, 19 Agustus 2017 / شنبه, ۲۸ مرداد ۱۳۹۶

Kisah Batu Hajar Aswad

Siapa saja yang bertawaf di Ka’bah disunahkan untuk mencium Hajar Aswad. Bila tidak dapat melakukannya maka cukup dengan isyarat lambaian tangan. Mencium Hajar Aswad ini dilakukan juga oleh Nabi Muhammad SAW dan saat itu Umar bin Khatab mengatakan (Hadits No. 228 Kitab Sahih Muslim) :

Sesungguhnya, aku tahu bahwa engkau hanyalah batu biasa yang tidak memberikan manfaat dan mudharat. Andaikata aku tidak melihat Rasulullah menciummu, niscaya aku tidak akan pernah menciummu,”

Umar berkata demikian menegaskan bahwa mencium Hajar Aswad semata-mata mengikuti apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW bukan karena Hajar Aswad itu bisa memberi manfaat atau mudharat apa pun sebagaimana hal ini diyakini oleh orang jahiliyah saat menyembah berhala.

Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam kemerah-merahan, terletak di sudut selatan, sebelah kiri pintu Ka’bah. Ketinggiannya 1,10 meter dari permukaan tanah, tertanam di dinding Ka’bah. Pada mulanya Hajar Aswad berupa satu buah batu berdiameter ± 30 cm. Namun berbagai peristiwa membuat Hajar Aswad hanya tersisa delapan butir batu kecil sebesar kurma yang dikelilingi dengan bingkai perak.

Dahulu Nabi Ibrahim as diperintahkan Allah SWT untuk membangun Ka’bah dibantu putranya Nabi Ismail as. Saat hampir selesai, Nabi Ibrahim merasa ada yang kurang, akhirnya diperintahkannya Nabi Ismail as untuk mencari batu yang akan diletakkan di Ka’bah.

Saat sedang sibuk mencari dari satu bukit ke bukit lain, malaikat Jibril datang dan memberinya sebuah batu yang cantik. Nabi Ismail as kemudian memberikannya kepada ayahnya. Nabi Ibrahim as mencium batu tersebut diikuti oleh Nabi Ismail as. Batu itulah yang kini dikenal dengan nama Hajar Aswad.

Setelah didirikan oleh Nabi Ibrahim as, Ka’bah roboh beberapa kali. Saat roboh pertama kali, kabilah Amaliqah membangunnya kembali, roboh yang kedua kali, kabilah Jurhum yang membangunnya, hingga roboh yang ketiga kali, kaum Quraisy-lah yang membangunnya. Saat itu Nabi Muhammad berusia 35 tahun dan belum menjadi nabi.

Saat Ka’bah selesai dibangun, terjadi pertengkaran siapa yang berhak meletakkan Hajar Aswad kembali ke tempatnya dan semua merasa berhak meletakkan Hajar Aswad tersebut.

Sampai akhirnya Nabi Muhammad SAW yang ditunjuk sebagai penengah mengambil keputusan berupa meletakkan Hajar Aswad di atas sebuah kain panjang. Setelah itu, Beliau memanggil seluruh kepala kabilah untuk bersama-sama mengangkat Hajar Aswad. Kemudian mereka berjalan menuju ke dekat Ka’bah, lalu berhenti. Nabi Muhammad SAW kemudian mengambil Hajar Aswad dengan kedua tangannya dan meletakkan Hajar Aswad ke tempat semula. Semua puas dengan keputusan tersebut.

Banyak peristiwa yang dialami Hajar Aswad dan Kementerian Urusan Keislaman, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi menjelaskan detailnya :

1. Yang pertama kali meletakkan Hajar Aswad adalah Nabi Ibrahim as.

2. Saat Bani Bakar bin Abdi Manaf mengusir keturunan Jurhum dari Mekah, Amr bin Harits bin Madhadh Al Jurhumi keluar membawa dua patung emas kepala rusa dan Hajar Aswad dan dipendam di sumur Zamzam seterusnya mereka berangkat menuju Yaman.

3. Pemendaman tersebut tidak bertahan lama. Seorang wanita dari Khaza`ah memberitahukan bahwa dia melihat seorang Jurhum memendam Hajar Aswad di sumur Zamzam.  Akhirnya Hajar Aswad diletakkan kembali pada tempatnya.

4.  Tahun 317 H saat dunia Islam lemah dan bercerai berai, Mekah dikuasai oleh suku Qaramitah di bawah pimpinan Abu Tahir Al Qarmuthi. Mereka membantai 1700 orang di Mesjidil Haram dengan kejam, merampas harta orang-orang, merobek-robek kiswah penutup Ka’bah, merampok benda-benda berharga dalam Ka’bah termasuk mengambil Hajar Aswad. Hajar Aswad dibawa ke negeri suku Qaramitah tinggal.

Abu Tahir Al Qarmuthi memberi maklumat yang intinya berisi , jika ingin mengambil Hajar Aswad, tebuslah dengan sejumlah uang yang pada saat itu sangat berat bagi umat Islam atau dengan perang. Baru setelah 22 tahun (tahun 339 H) batu itu dikembalikan ke Mekah oleh Khalifah Abbasiyah Al-Muthi’ lillah setelah ditebus dengan uang sebanyak 30.000 Dinar. Mereka membawanya ke Kufah, lalu menggantungkannya ke tiang ke tujuh Masjid Jami’. Setelah itu, mengembalikannya ke tempat semula. Selama tempat Hajar Aswad kosong, orang yang tawaf hanya meletakkan tangannya di tempatnya saja untuk mendapatkan berkahnya.

5.  Tahun 363 H seorang laki-laki dari Romawi memukulkan cangkul dengan kuat ke tempat Hajar Aswad hingga berbekas, ketika akan mengulanginya, seorang Yaman menikamnya sehingga laki-laki tersebut roboh.

6.  Tahun 413 H Bani Fatimiyah mengirim pengikutnya yang dipimpin oleh Hakim Al Abidi. Di antaranya ada seorang laki-laki berkulit putih dan berambut pirang yang kemudian menghunus pedang sedangkan tangan satunya memegang pahat. Lalu dipukulnya Hajar Aswad sebanyak 3 kali hingga pecah.  Namun pasukan berkumpul dan membunuh dia beserta pengikutnya.

7. Tahun 990 H seorang laki-laki asing membawa kampak dan memukulkannya ke Hajar Aswad namun laki-laki tersebut berhasil dibunuh.

8.  Akhir bulan Muharram tahun 1351, laki-laki dari Afghanistan mencungkil pecahan Hajar Aswad dan mencuri potongan kain Kiswah serta sepotong perak pada tangga Ka’bah. Laki-laki tersebut ditangkap dan dihukum mati. Pecahan Hajar Aswad tersebut direkatkan kembali dengan bahan khusus berupa bahan kimia yang dicampur dengan minyak misik dan ambar.

“Oleh Cita Diedit Admin Pasukan Lebaran”

Kumpulan Artikel Kisah & Sejarah

  • 1
  • 2
  • 3
Prev Selanjutnya
Haji, Riwayatnya Dulu

Haji, Riwayatnya Dulu

Lebaran.com -  Tatkala Nabi Ibrahim ‘alaihissalam selesai me...

Generasi Triple ‘X’ – Virus “Pornografi”

Generasi Triple ‘X’ – Virus “Pornografi”

Lebaran.com - Gaul, trendy, eksis dan melek teknologi. Itula...

Sosok :  N.A. Muslimah Hafsari Hamid binti K.A.Hamid

Sosok : N.A. Muslimah Hafsari Hamid binti K.A.Hamid

Lebaran.com - Ibu Muslimah Hafsari, atau yang akrab disapa d...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Assalamualaikum Wr. Wb,

Mari yuk berkunjung ke Pasar di Lebaran.com,
Klik langsung saja >>> WWW.PASAR.LEBARAN.COM <<<

Pasar Lebaran.com adalah Situs pasang iklan GRATIS dari Lebaran.com.
Kawan bisa menjual dan membeli barang di Pasar Lebaran.com dengan mudah.
Yuk coba, langsung. Terima kasih!

Wa'alaikumsalam Wr Wb,

Pasukan Pasar Lebaran.com