05 Shawwal 1439 / Selasa, 19 Juni 2018 / سه شنبه, ۲۹ خرداد ۱۳۹۷

Kisah Nabi Khidir as

Mungkin kita sudah hapal nama-nama 25 Nabi mulai dari Nabi Adam as sampai Nabi Muhammad SAW. Namun tak banyak yang mengenal kisah Nabi Khidir as. Nabi Khidir as adalah seorang nabi misterius yang dituturkan Allah dalam Surat Al-Kahfi ayat 65-82. Nabi Khidir as ini mengajarkan ilmu dan kebijaksanaan kepada Nabi Musa as. Namun tidak banyak kisah lainnya tentang Nabi Khidir as sehingga Nabi Khidir as sering disebut nabi misterius.

Nabi Khidir as berasal dari kata Al-Khidir yang berarti “seseorang yang hijau” yang melambangkan kesegaran jiwa dan pengetahuan.

Nabi Khidir as adalah cara Allah SWT untuk menegur Nabi Musa as. Pada suatu kisah disebutkan bahwa Nabi Musa as menyebutkan bahwa dirinya adalah orang yang paling berilmu di depan khalayak Bani Israil. Oleh karena itu Allah SWT menegurnya dengan firman :

Sesungguhnya di sisi-Ku ada seorang hamba yang berada di pertemuan dua lautan dan dia lebih berilmu daripada kamu”.

Mendengar itu Nabi Musa as bertanya di mana dapat menemui orang tersebut dan timbul keinginan Nabi Musa as untuk mempelajari ilmu dari Hamba Allah SWT yang difirmankan Allah SWT

“Bawalah bersama-sama kamu seekor ikan di dalam sangkar dan sekiranya ikan tersebut hilang, di situlah kamu akan bertemu dengan hamba-Ku itu”.

Akhirnya Nabi Musa as berangkat membawa ikan di dalam wadah dan berangkat bersama-sama pembantunya bernama Yusya bin Nun.  Sampai pada sebuah batu, saat keduanya beristirahat, ikan yang mereka bawa terjatuh ke dalam air. Yusya yang melihatnya lupa menceritakannya dan baru keesokan harinya Yusya mengatakannya. Akhirnya keduanya kembali ke tempat ikan tersebut menghilang.

Sesampainya di pertemuan dua laut, Nabi Musa as melihat seorang hamba Allah SWT yang berjubah putih bersih. Terdapat banyak pendapat tentang tempat ini, ada yang mengatakan bahwa tempat tersebut adalah pertemuan Laut Romawi dengan Parsia, yaitu tempat bertemunya Laut merah dengan Samudra Hindia. Namun pendapat lain mengatakan bahwa tempat tersebut di antara Laut Roma dengan Lautan Atlantik.  Bahkan ada yang mengatakan tempat tersebut adalah Ras Muhammad, yaitu antara Teluk Suez dengan Teluk Aqabah di Laut Merah.

Melalui pertemuan tersebut, Nabi Musa as meminta Nabi Khidir as untuk mengajarkan ilmu dan kebijaksaan. Nabi Khidir as mensyaratkan bila Nabi Musa as ingin belajar, maka Nabi Musa as harus bersabar dan tidak menanyakan tentang sesuatu pun sampai Nabi Khidir as sendiri menerangkannya. Hal ini tertulis pada Surat Al-Kahfi ayat 70 :

Dia (Khidir) selanjutnya mengingatkan, “Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu pun sehingga aku sendiri menerangkannya kepadamu.” Akhirnya Nabi Musa as pun mengikuti Nabi Khidir as dan terjadi beberapa peristiwa yang menguji Nabi Musa as untuk bertanya.

Peristiwa pertama : Nabi Khidir as menghancurkan perahu yang ditumpangi mereka bersama. Nabi Khidir as mengingatkan janji Nabi Musa as saat bertanya sehingga Nabi Musa as pun meminta maaf.

Peristiwa kedua : setelah sampai di daratan, Nabi Khidir as membunuh seorang anak yang sedang bermain. Kembali Nabi Musa as bertanya, namun kembali pula Nabi Khidir as mengingatkan janji Nabi Musa as. Akhirnya Nabi Musa as diberi kesempatan sekali lagi untuk tidak bertanya, bila melanggar maka Nabi Musa as tidak boleh mengikuti perjalanan bersama Nabi Khidir as.

Peristiwa ketiga : mereka tiba di suatu wilayah yang tidak bersahabat sehingga membuat Nabi Musa as kesal, namun Nabi Khidir as malah menyuruh Nabi Musa as untuk memperbaiki tembok rumah salah satu penduduk. Karena tidak tahan akhirnya Nabi Musa as bertanya yang membuat Nabi Khidir as melarang Nabi Musa as melanjutkan perjalanan bersama Nabi Khidir as. Akhirnya Nabi Khidir as menjelaskan semua peristiwa.

Saat Nabi Khidir as menghancurkan perahu yang mereka tumpangi karena perahu itu dimiliki oleh seorang yang miskin dan di daerah itu tinggallah seorang raja yang suka merampas perahu.  

Kemudian saat Nabi Khidir as membunuh seorang anak karena kedua orang tuanya adalah pasangan yang beriman dan jika anak ini menjadi dewasa dapat mendorong bapak dan ibunya menjadi orang yang sesat dan kufur.

Kematian anak ini digantikan dengan anak yang shalih. Hingga kejadian yang ketiga saat memperbaiki tembok adalah bahwa rumah yang dinding diperbaiki itu milik dua orang kakak beradik yatim yang tinggal di kota tersebut.

Di dalam rumah tersebut tersimpan harta benda yang ditujukan untuk mereka berdua. Ayah kedua kakak beradik ini telah meninggal dunia dan merupakan seorang yang shaleh. Jika tembok rumah tersebut runtuh, maka bisa dipastikan bahwa harta yang tersimpan tersebut akan ditemukan oleh orang-orang di kota itu yang sebagian besar masih menyembah berhala, sedangkan kedua kakak beradik tersebut masih cukup kecil untuk dapat mengelola peninggalan harta ayahnya.

Mendengar hal tersebut, Nabi Musa as bersyukur karena Nabi Khidir as telah mengajarkan ilmu yang tidak dapat dituntut atau dipelajari yaitu ilmu ladunni. Sebelum berpisah, Nabi Khidir as berpesan kepada Nabi Musa as: “Jadilah kamu seorang yang tersenyum dan bukannya orang yang tertawa. Teruskanlah berdakwah dan janganlah berjalan tanpa tujuan. Janganlah pula apabila kamu melakukan kekhilafan, berputus asa dengan kekhilafan yang telah dilakukan itu. Menangislah disebabkan kekhilafan yang kamu lakukan, wahai Ibnu `Imran.”

Dari kisah tersebut kita dapat mengambil hikmah

-    Tidak boleh ada seorang manusia pun yang mengklaim dirinya lebih berilmu dibandingkan dengan orang yang lain.  
-    Kita harus bersabar dalam mendapatkan kebijaksaan dari suatu peristiwa yang dialami.
-    Setiap murid harus bersedia mendengar penjelasan gurunya dengan seksama.

“Oleh Cita Diedit Admin Pasukan Lebaran”

Last modified on Friday, 18 Januari 2013 14:34

Kumpulan Artikel Kisah & Sejarah

  • 1
  • 2
  • 3
Prev Selanjutnya
Haji, Riwayatnya Dulu

Haji, Riwayatnya Dulu

Lebaran.com -  Tatkala Nabi Ibrahim ‘alaihissalam selesai me...

Generasi Triple ‘X’ – Virus “Pornografi”

Generasi Triple ‘X’ – Virus “Pornografi”

Lebaran.com - Gaul, trendy, eksis dan melek teknologi. Itula...

Sosok :  N.A. Muslimah Hafsari Hamid binti K.A.Hamid

Sosok : N.A. Muslimah Hafsari Hamid binti K.A.Hamid

Lebaran.com - Ibu Muslimah Hafsari, atau yang akrab disapa d...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Assalamualaikum Wr. Wb,

Mari yuk berkunjung ke Pasar di Lebaran.com,
Klik langsung saja >>> WWW.PASAR.LEBARAN.COM <<<

Pasar Lebaran.com adalah Situs pasang iklan GRATIS dari Lebaran.com.
Kawan bisa menjual dan membeli barang di Pasar Lebaran.com dengan mudah.
Yuk coba, langsung. Terima kasih!

Wa'alaikumsalam Wr Wb,

Pasukan Pasar Lebaran.com